KUAT MENGHADAPI MASALAH

Hari-hari ini banyak sekali anak-anak Tuhan yang jatuh, tidak sedikit dari mereka bahkan murtad. Pada akhir zaman ini kita harus semakin mengenal kebenaran untuk bertahan dalam menghadapi masalah. Tanamkanlah pengertian-pengertian berikut dalam diri anda :
1. Semua orang punya masalah
Bila anda merasa kecewa dan down karena mengalami masalah yang besar, anda seperti tidak mau menerima keadaan maka berpikirlah bahwa ternyata semua orang yang hidup di dunia ini ternyata juga mengalami masalah. Masalah orang lain bahkan lebih besar dari apa yang kita hadapi. Oleh sebab itu saya sangat mendukung kegiatan persekutuan Komsel (Komunitas Sel). Dalam persekutuan itu terdapat sharing dan curhat, selama ini beberapa dari kita mungkin berpikir bahwa seakan-akan Tuhan tidak adil. Seringkali kita juga berpikir jauh lebih baik menjadi si A atau si B, kehidupan orang lain tampak lebih nyaman, masalah kurang dan penuh sejahtera. Akan tetapi bila kita mau tahu ternyata tanpa kita sadari orang-orang yang kita anggap demikian ternyata memiliki masalah-masalah yang lebih pelik. Bukankah adil bila semua orang memiliki masalah ? Bila seandainya hidup anda banyak masalah namun saya tidak ada masalah sama sekali barulah anda boleh komplain kepada Tuhan.

I Tesalonika 3:3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu.
Perhatikan baik-baik kata-kata diatas, jelas dimaksudkan bahwa kehidupan manusia memang telah ”diprogramkan” untuk diwarnai dengan masalah-masalah kehidupan. Selama kita masih bernafas dan berpijak di bumi ini kemanapun kita pergi masalah akan terus ada. Saya pikir anda akan merasa sedikit lebih baik bila anda berpikir bahwa toh orang lain juga punya masalah. Dengan pemahaman demikian kita tidak akan bersungut-sungut atas keadaan kita sekarang. Mau bicara buruk tentang diri kita, ada orang lain yang jauh lebih buruk lagi dari kita. Tabahlah dalam pelbagai pencobaan, jangan sampai segala kesusahan dan penderitaan dalam kehidupan ini membuat kita murtad atau menghujat Tuhan. Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini Tuhan izinkan dengan maksud yang mulia. Amin.

2. Masalah yang kita alami tidak akan pernah melebihi kemampuan kita.
Banyak orang kristen yang jatuh ketika menghadapi masalah bukanlah karena masalah yang dihadapi terlalu besar, melainkan sikap mental yang salah dalam menghadapinya. Bila kita memegang erat Firman Tuhan yang mengatakan bahwa
1 Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Tuhan setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Percayalah bahwa anda selalu bisa menghadapi segala masalah, Firman Tuhan sendiri yang menjaminnya.

Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Luar biasa janji Firman Tuhan, bayangkan saja ayat tersebut dengan tegas mengatakan ”Segala perkara” yang artinya tidak terkecuali. Semua pencobaan dan masalah benar-benar memang dapat kita tanggung, namun perlu diketahui ayat tersebut menyatakan bahwa di dalam Dialah kita dapat menanggungnya. Implikasinya adalah ”di luar” Dia kita tidak akan sanggup menanggung masalah-masalah. Mengapa ? sederhana sekali…sebab hanya di dalam Dialah terdapat kekuatan yang sejati, di luar Tuhan memang tidak ada kekuatan. Jangan-jangan selama ini anda telah berusaha untuk menghadapi masalah dengan kekuatan sendiri sehingga tidak heran bila anda pun jatuh..jatuh dan jatuh. Hanya di dalam Yesus Kristuslah terdapat jalan keluar dan kekuatan. Amin.

Masalah besar dan masalah kecil

Percaya atau tidak ternyata orang-orang kristiani lebih cenderung jatuh pada masalah-masalah kecil dibanding masalah-masalah besar. Kenapa bisa terjadi demikian ?. Ketika diperhadapkan kepada masalah yang besar orang kristiani sangat bergumul dan berjuang untuk mendapatkan pertolongan dengan mencari-cari TUHAN, mereka merasa semua seakan-akan telah berakhir dengan badai besar tersebut sehingga mereka benar-benar berserah dan berharap kepada kekuatan Tuhan maka tidak heran pula bila mereka sanggup melewatinya dan menjadi pemenang atas masalah tersebut karena ada penyertaan dan campur tangan Tuhan didalamnya. Namun sebaliknya ketika anak-anak Tuhan mengalami masalah yang mereka anggap kecil, remeh temeh dan mudah untuk dihadapi justru mereka jatuh dan dikalahkan oleh masalah tersebut. Kejatuhan dan kegagalan itu dapat terjadi karena tidak ada Tuhan didalamnya.
Berapa banyak orang kristiani yang merasa tidak butuh Tuhan pada saat-saat tertentu? banyak sekali. Mereka pikir dalam masalah-masalah tertentu mereka dapat menghadapinya sendiri sehingga membuat mereka meremehkan masalah tersebut sehingga Tuhan tidak lagi dilibatkan. Beranjak dari pikiran bahwa tanpa Tuhan, masalah ini dapat saja diatasi sendiri, sikap tersebut sungguh tidak mengandalkan Tuhan dan berakibat kepada tidak adanya penyertaan Tuhan. Iblis langsung tangkap kesempatan ini untuk menjatuhkan kita karena dia tahu benar kita sedang tidak mengandalkan Tuhan, jadi sangatlah mudah menghancurkan kita didalam masalah tersebut. Iblis sungguhlah licik, dia selalu mendesign masalah-masalah yang kelihatannya sepele dan kecil agar dalam menghadapinya kita tidak mengandalkan Tuhan, sehingga dengan mudah oknum jahat ini dapat menjatuhkan kita.

Ukuran keberhasilan anak-anak Tuhan dapat berhasil melewati masalah bukanlah karena besar kecilnya masalah dan bukan pula ditentukan oleh besar kecilnya kekuatan kita sebagai manusia, tetapi semata-mata karena ada atau tidaknya penyertaan Tuhan didalam setiap masalah yang kita hadapi.
 Masalah yang besar dan dihadapi dengan ketegaran atau kekuatan pribadi yang lemah bukan berarti kita tidak sanggup melewatinya dengan menjadi pemenang. Meskipun kita sangat lemah, dan badai yang menantang begitu besar kita sanggup melaluinya dengan berhasil, dengan penyertaan Tuhan. Sebesar apapun masalah didepanmu dan sekecil apapun kekuatanmu bersama Tuhan engkau tetap sanggup menjadi pemenang atas masalah itu.

Ingatlah akan perkelahian Daud dan Goliat, Goliat adalah gambaran dari masalah yang begitu besar sedangkan Daud menggambarkan manusia yang penuh kelemahan dan tentu tidak sebanding dengan Goliat lawannya. Dengan Daud membawa 5 batu kecil bersamanya membuktikan bahwa dia lemah, mengapa mesti sampai lima bukan satu saja. Tetapi pertanyaannya batu keberapakah yang menjatuhkan Goliat ? Batu yang pertama. Kenapa ? apakah batu pertama itu kebetulan yang paling tajam dan besar sehingga mematikan ? tidak. Apakah kebetulan ketika Daud melemparkannya sedang kuat-kuatnya karena itu lemparan pertama jadi kekuatannya masih fresh ? tidak. Apa yang membuat Daud menang telak? Bukan karena batu atau Daud, ia sudah jelas jelas tidak sebanding dengan Goliat. Perkataan Daud benar-benar luar biasa, dia berkata

“engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Tuhan segala barisan Israel yang kautantang itu.” 1 Samuel 17 : 45.

 Masalah yang kecil dan kekuatan pribadi yang kuat dan dirasakan secara logis dapat menanggungnya sendiri sama sekali tidak menjamin engkau akan menang atas masalah itu. Mau sekuat apapun dirimu dengan masalah yang sekecil apapun, tanpa Tuhan Yesus engkau pasti tetap jatuh. Jangan pernah meremehkan segala sesuatu, ketika engkau merasa terlebih kuat dari masalah yang sedang dihadapi berarti hanya kesombonganlah yang ada pada dirimu dan tidak ada Tuhan didalamnya. Sebagaimana bangsa Israel yang telah dengan sukses menjatuhkan Yerikho tetapi ketika hendak menggempur dan menguasai kota Ai yang jauh lebih kecil dibandingkan Yerikho bangsa Israel malah terpukul kalah. Yosua 7 : 2-5

Ada atau tidaknya penyertaan Tuhan sangat menentukan keberhasilanmu dalam menghadapi masalah. Tanpa Tuhan jangan pernah pikir engkau sanggup menghadapi segala sesuatu. Tetapi bersama Tuhan sudah pasti kemenangan selalu berada dipihak kita.

Advertisements

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: